4 Brasserie Top Di Paris

Orang Perancis pada umumnya atau Paris lebih khususnya terkenal dengan keahlian memasak mereka. Namun, di ibukota Perancis ini  pilihan untuk menemukan Brasserie yang nyaman dan tempat yang benar-benar luas tidak lah mudah. Bagi kamu yang sering berpergian ke Paris atau akan pergi ke Paris, mungki tempat ini bisa anda jadikan referensi utnuk bersantap hidangan Perancis yang nikmat didukung tempat yang luas dan nyaman dengan harga terjangkau.

Racine Bouillon

Racine Bouillon pertama kali muncul pada tahun 1855 ketika PierreLouis Duval, tukang daging independen yang cerdas, membuat daging dalam hidangan sup khusus kepada orang-orang yang bekerja di pasar ‘Halles Paris. Konsepnya begitu populer segera menarik banyak peniru dan kemudian menjadi terkenal di seluruh ibukota Galia. Pada pergantian abad, ada hampir 150 bouillons’ di Paris. The Racine Bouillon membuka cabang pada tahun 1906, dengan nama ‘Bouillon Chartierdi Boulevard du Montparnasse. Kedua brasseries mengadopsi gaya Art Nouveau begitu kental yang tampak jelas dari; panel dan keramik ubin diselingi dengan cermin dan kaca terbalik yang dicat dengan desain bunga. Pada tahun 1962, brasserie ini dijual ke Universitas Sorbonne dan berubah menjadi kantin bagi para dosen dan staf administrasi.

bul1

DCF 1.0

Brasserie ini berlanjut hingga sekarang,  tanpa memperbaharui dekorasinya dengan gaya modern. Sampai tahun 1993 Kemudian, pada tahun 1996, sebuah proyek Renovasi besar dilakukan oleh Artisans dari Compagnons du Devoir organisation, memanggil ahli desain kuno dan  merombak total dengan desain baru dengan menambah kayu pahat, dan kaca opaline dicat, cermin miring, marmer mosaik . Dan semangat dahulu kala terlahir kembali di restoran ini, tempat ini menjadi sangat luar biasa dan lebih nyaman. Setelah semua pekerjaan yang dilakukan untuk memperbaharui dan meningkatkan Brasserie ini menjadi sebuah bangunan yang lebih dikenal banyak kalangan. Campuran dalam setiap masakan sangat lembut dan klasik dan penyajiannya begitu tradisional.  Tempat ini adalah layak dijadikan tempat favorit untuk bersantap dengan dikelilingi arsitektur yang begitu menyenangkan.

3 Rue Racine, Paris 75006
+33 1 44 32 15 60

 

Le Bouillon Chartier

Antrian hampir tidak pernah habis dan juga begitu banyaknya wisatawan yang mampir ke tempat ini untuk bersantap. Tempat ini begitu menarik. Pada tahun 1896, dua bersaudara, Frédéric Chartier dan Camille menciptakan brasserie yang Dinamakan Le Bouillondalam sebuah stasiun kereta api Concourse. Tempatnya, terletak di daerah yang cukup ramai dari Paris di tengah area 9 arrondissement, tidak jauh dari Grand Boulevard, Musée Greve dan Hôtel Drouot, bangunan ini lekat dalam Tradisi Kuliner ibukota. Hingga saat ini, setelah lebih dari satu abad beroperasi, restoran pernah dimiliki oleh empat pemilik. Dan bangunan ini menjadi terkenal sejak tahun 1989.

Bouillon-Chartier-Paris-08

buil222

Salah satu dari dua bersaudara ini juga menciptakan Racine’ dapur umum.  Restoran ini menawarkan makanan lezat drngan harga yang terjangkau. Bentuk dari restoran ini tidak banyak mengalami perubahan sejak diciptakan pertama kali. Terdapat pintu putar, dengan atap kaca, meja dan kursi bistro kuno, taplak bordir dan rak bagasi tembaga seperti yang ada di kereta.

7 Rue du Faubourg Montmartre, 75009 Paris
+33 1 47 70 86 29

 

Le Grand Colbert

Brasseries di Paris ini adalah bagian dari warisan ibukota dan terus berkembang sampai hari ini. Orang terkenal yang datang tak terhitung jumlahnya. Berikut adalah cerita tentang Le Grand Colbert. Dibangun pada tahun 1637 oleh Guillaume de Serrant berdasarkan rencana oleh Le Vau, bangunan dimulai sebagai rumah pribadi. Kemudian dijual kepada JeanBaptiste Colbert pada 1665, kemudian ke Philippe dari Orleans pada 1719. Sejak saat itu, Galerie Colbert mengubah dirinya dengan bentuk bangunan baru yang bersaing dengan bangunan disebelahnya yaitu Galerie Vivienne.

col2

col1

Di bawah kepemilikan Louis Philippe, sebuah toko bernama Au Grand Colbertdiciptakan, dan ketika bangunan itu berubah menjadi sebuah restoran pada tahun 1900, nama ini disimpan. Sampai penutupannya beberapa tahun yang lalu, itu adalah salah satu bouillons paling terjangkau, atau Dapur sup​​, di Paris. Kemudian atas inisiatif dari Perpustakaan Nasional, pemilik tempat saat itu merenovasi sampai ke detail terkecil pada tahun 1985 pada saat yang sama dengan Galerie Colbert. Di ruang utama brasserie, dipenuhi dengan kekayaan Arsitektur yang apik, terdiri dari enam meter Dinding tinggi dan berbagai peninggalan, termasuk hiasan pilaster dan Konsol Tabel. Sampai saat ini, Le Grand Colbert adalah sebuah bangunan yang dikenal dan dimiliki oleh Jozef Fleury dan timnya yang profesional sejak tahun 1992. Bersama-sama, mereka bekerja dan melayani dalam gaya Cosmopolitan Grup, restoran ini banyak dikunjungi oleh penduduk setempat termasuk aktor panggung dan film, supermodel, desainer, pengusaha, wisatawan dan sebagainya. Klien yang datang sangat beragam dari berbagai kalangan. Restoran dirancang dengan gaya yang fleksibel, namun tidak lepas dari unsur budaya dan sejarah yang melambangkan identitas dari restoran ini. Begitu anda masuk ke dalamnya, maka anda akan merasa menjadi bagian dari restoran ini.

2 Rue Vivienne, 75002 Paris
+33 1 42 86 87 88

 

Le Café du Commerce

Le Café du Commerce, Sama seperti namanya  Le Grand Colbert, Le Café du Commerce adalah Sorot legendaris dari arondisemen ke-15 dan salah satu hal yang membuat daerah Le Motte Piquet menjadi terkenal. Café ini dibuka pada tahun 1921 sesuai dengan  lanskap Paris sebagai kota khas brasserie. Anda bisa  memesan satu porsi daging sapi Stew yang lezat, ada lagi menu yang lain tak kalah lezat yaitu “buillon(sup aula“). Saat Anda berjalan melalui pintu, Rasakan seolah-olah Anda telah melangkah ke dalam sebuah alam semesta yang berbeda, dan anda akan berdiri sejenak untuk menikmati keindahan dari cafe ini. Sebuah bagian dalam cafe yang bernama The Bordeaux Leather merupakan sebuah tempat yang hangat, dan anda akan merasa sangat nyaman berada di sana. Tanaman hijau berserakan di Dinding restoran dan suasana yang menarik dalam baluran berbagai warna. Lihatlah ke atas maka Anda akan takjub melihat langit melalui atap kaca besar dari menara di atas bangunan.
aa1
aa2
aa3
Tempat ini menarik minat wisatawan yang  ingin menemukan tradisi kuliner Perancis, tetapi juga Banyak penduduk setempat yang setia datang dari generasi ke generasi dan terus memilih restoran sebagai restoran lokal terbaik sejak restoran ini didirikan. Makanan yang ditawarkan adalah menu tradisional dengan  tarif brasserie Paris:  bebek tournedos,  salad kambing,  keju hangat , andouillette, dan hidangan lokal lainnya. Dan menu lain yang fleksibel, brasserie ini unik, di sini juga tersedia menu tiram, anda dapat membeli tiram di pintu masuk dan mereka siap untuk mengolahnya, untuk di makan di dalam atau untuk dibawa pulang. Pesona banguan ini merupakan perpaduan desain masa lalu dan desain masa kini.
51 Rue du Commerce, 75015 Paris
+33 1 45 75 03 27