10 Alasan Mengapa Anda Harus Berhenti Menonton Film Porno

Teknologi semakin berkembang, semakin canggih dan dimana-mana saat ini bisa dengan mudah mengakses hal-hal yang bersifat porno, seharusnya sudah tidak mengejutkan lagi bahwa orang-orang mulai mempelajari dampak buruk pada kehidupan seks dengan banyaknya mengkonsumsi hal porno ini, seperti film porno, gambar porno dan lain sebagainya. Menurut sebuah situs web yang dikenal dengan projectknow.com, 420 juta halaman web yang beredar dalah web untuk fasilitas porno.  
p1
Para ilmuwan di Cambridge University baru-baru ini mempelajari scan otak pecandu porno dan menemukan bahwa mereka tampak persis seperti pacandu obat. Dengan memasok habis-habisan pornografi dalam pikiran mereka maka hal tersebut sangat berpengaruh buruk pada sistem kerja otak mereka. Sebuah survei terbaru dari sebuah komunitas yang disebut Reddit NoFap,  berkomitmen untuk berhenti melakukan hal porno dan masturbasi, Penelitian ini telah membantu mereka dalam  membuka pintu pada pemahaman yang lebih baik dari Efek pornografi pada kehidupanya. Berikut adalah beberapa pendapat dari komunitas ini dampak  yang timbul akibat suka dengan pornografi:

1. Untuk Mereka yang kecanduan pornografi, mereka tidak memiliki gairah yang sama dengan pasangannya, sementara mereka yang secara teratur melakukan aktifitas seks  Mampu terus-menerus merasakan gairah. Sementara pecandu pornografi hanya bisa mendapatkan kenikmatan dari segi “porn view”, yang mana hanya dapat menikmati hubungan dari gambar-gambar porno yang dia lihat, sehingga sering kali berhubungan dengan pasangan sendiri kurang memberikan gairah yang dibutuhkan.

2. Satu dari lima orang yang secara teratur menonton film porno mengaku merasa dikendalikan oleh indra apa yang di lihat untuk mendapatkan gairah yang dia butuhkan.

3., 12 persen mengatakan menonton 5 jam atau lebih dari internet situs porno setiap minggu. Dan 59 persen menonton antara 4 dan 15 jam film porno setiap minggu. (niat.com)

4. Hal yang lebih mengejutkan 50 persen dari mereka yang gemar menonton film porno, sama sekali belum pernah melakukan aktivitas seks yang sesungguhnya, mereka hanya melakukan seks secara virtual (digital).

542 persen dari mahasiswa laki-laki mengatakan, mengunjungi situs porno secara teratur.

6. 53 persen mulai mengenal pornografi di usia 12 dan 14.

7.  64 persen mengatakan merasakan gairah dari pornografi karena lebih ekstrim dan sedikit menyimpang.

8 . Di usia antara  27-31 tahun: 19 persen menderita ejakulasi dini prematur, 25 persen tidak tertarik bermain seks dengan pasangannya, 31 persen mengalami kesulitan mencapai orgasme, dan 34 persen disfungsi ereksi.

9. Setelah berkomitmen untuk tidak masturbasi / porno, 60 persen dari mereka mengatakan bahwa indra seksual mereka mengalami peningkatan fungsi.

10. Dan 67 persen mencapai tingkat energi serta produktivitas yang normal.

Itu adalah survey yang dilakukan pada lelaki. Sementara bukti secara ilmiah tersebut tidak menyeluruh, namun cukup untuk memberi saran bahwa pornografi  memiliki dampak negatif pada kehidupan kita